Thursday, June 27, 2019

Kerangka Pikir Penelitian

Kerangka pikir penelitian pada umumnya disimpan di BAB 2 tinjauan pustaka, baik skripsi, tesis, ataupun disertasi.

Kerangka pikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting.

Highlight kalimatnya adalah "… Teori berhubungan dengan berbagai faktor yang diidentifikasi sebagai masalah penting."

Kerangka pikir yang baik bisa menunjukkan bagaimana variabel-variabel yang diteliti saling berhubungan. Kalaupun ada variabel moderator atau intervening, maka variabel-variabel itu pun harus dilibatkan.

Menurut Sugiyono (2010:60), kerangka pikir yang disusun akan bermuara pada penyusunan paradigma penelitian.

Kerangka pikir suatu penelitian perlu dikemukakan kalau dalam penelitian yang akan dilakukan ada dua variabel atau lebih (Sapto Haryoko, 1999, dalam Sugiyono, 2010). Sebelumnya dinyatakan bahwa penyusunan kerangka pikir akan bermuara pada penyusunan paradigma penelitian. Terkait variabel ini, kalau ada dua atau lebih variabel yang terlibat dalam penelitian, maka kerangka pikir ini umumnya akan berujung pada penyusunan hipotesis penelitian. Hipotesis penelitian ini berkaitan dengan komparasi atau asosiasi.

Kerangka pikir ini disusun berdasarkan teori-teori ilmiah yang dilibatkan dalam penyusunannya (Suriasumantri 1986, dalam Sugiyono, 2010). Kerangka pikir merupakan penjelasan sementara terhadap gejala-gejala yang menjadi objek permasalahan.

Kerangka pikir berisi alur-alur pikiran yang logis yang bertujuan membuahkan suatu kesimpulan berupa hipotesis. Kerangka pikir seperti ini harus bisa meyakinkan sesama ilmuwan, caranya? Kerangka teori nya harus kokoh. Ingat lagi, bahwa kerangka pikir itu berangkatnya dari kerangka teori. Kerangka pikir itu adalah hasil sintesis dari kerangka teori.

Kerangka pikir merupakan hasil sintesis dari berbagai teori yang mengangkat hubungan antar variabel yang sedang diteliti. Jadi kerangka pikir, harus selalu didahului oleh kerangka teori atau landasan teori. Kerangka teori ini berisi tentang pemaparan, kajian kritis, dan sistematis dari permasalahan, konsep, atau variabel-variabel yang diangkat dalam penelitian. Dari kajian yang mendalam pada kerangka teori, maka teori-teori tersebut selanjutnya disintesis lah menjadi suatu kerangka pikir. Kerangka pikir ini selanjutnya akan membuahkan hipotesis penelitian.

Sekian terima kasih, semoga bermanfaat :)

Rujukan:
Pedoman penulisan karya ilmiah UPI Tahun Akademik 2018

Saturday, June 15, 2019

Fungsi SUM dan AVERAGE dalam Microsoft Excel

Fungsi SUM

Fungsi AVERAGE


Fungsi SUM

Fungsi SUM adalah fungsi microsoft excel - dasar bingits - yang digunakan untuk menjumlahkan suatu data, sejumlah data, buanyak data. Menjumlahkannya bisa data dalam satu kolom yang sama, satu baris yang sama, atau seluruh data dalam sejumlah kolom dan baris, atau data yang teracak dimanapun ia berada. Mau nengok video tutorialnya? Cekidot!


Fungsi AVERAGE


Fungsi AVERAGE juga merupakan fungsi dasar dalam microsoft excel. Gak ngerti fungsi ini, jangan main-main dengan excel, pamali. Eits, jangan patah hati, disini kita belajar. Fungsi excel ini berguna untuk merata-ratakan data. Sama aja kaya fungsi SUM, data yang bisa dirata-ratakan bisa dalam satu kolom, satu baris, ada gabungan kolom dan baris, atau bahkan data yang acak kadut kaya oray kadut, nyimpan data entah di mana wae... Biar jelas, tonton videonya. Cekidot!


Eh, geuningan sama wkwkwk 😆

Oke lah, sekian dulu terima kasih, nanti kita lanjut ya...