Monday, July 15, 2019

Setiap perubahan dimulai dari hal kecil

Start small.

Konsistensi sebuah perubahan dimulai dari kebiasaan kecil.

Yups, tetesan air satu toren di atas permukaan batu, itu akan lebih berpengaruh dibandingkan satu toren yang ditumpahkan langsung sekaligus.

Hikmahnya, perubahan itu harus dimulai dari hal kecil yang dilakukan terus-menerus. Kenapa harus hal kecil? Kalau hal besar yang dilakukan terus-menerus kan akan lebih baik ateuh... Yes but no...

Tah ieu rada bingung, ongkoh iya tapi tidak haha...

Lanjutin bacanya ya ...



Oke, memang benar secara logika kalau kita melakukan banyak hal dan secara rutin, itu akan memberikan perubahan suangaat besar. Tapi kenyataannya, hal itu malah akan berujung pada kandasnya kekonsistenan. Kenapa bisa gitu?

Hei, kita harus mempertimbangkan fitrahnya manusia juga donk... Ingat gak, iman itu kadang naik kadang turun. Maksudnya, keyakinan dalam diri itu kadang naik, kadang turun. Motivasi diri juga sama, kadang naik kadang turun. Hari ini kita termotivasi untuk melakukan sesuatu yang bisa berdampak pada perubahan, tapi besok atau lusa belum tentu Gaes...

Kok bisa gitu? Yes, karena gitulah...

Euuh teu jelas...

Oke, manusia itu sarangnya salah dan khilaf, karena itu dalam islam disebutkan bahwa sesama manusia itu harus saling nasehat menasehati. Jadi orang sekaliber ustadz ulama sekalipun kadang ada salah khilaf nya, karena itu harus diingatkan. Tidak ada orang yang sempurna.

Artinya, saat kita tidak termotivasi untuk melakukan suatu kebiasaan, maka kita harus mendapat motivasi atau recharge pemahaman dari orang lain. Bisa dari ngobrol dengan orang yang well motivated atau liat video youtube, artikel tentang motivasi, buku motivasi, dan lain-lain.

Knowledge need to be recharged always.

Tapi kadang, itu pun gak ngefek... Hari kemarin rasanya beda dengan hari sekarang. Tapi kita tahu harus melakukan yang seharusnya kita lakukan. Tapi OMG so heavy... Hei, siapa yang membuatnya jadi sangat berat?

It's me... Si Malaaasss...

Ya, manusia itu sarang kemalasan. Matak peperangan terbesar itu bukan melawan manusia, tapi melawan diri sendiri, yaitu melawan hawa nafsu.

So, start small.

Maksudne?

Misalnya, saat kita mentargetkan bisa baca buku lima atau 20 halaman setiap hari... yes... setiap hari... every day.

Nah, hari ini benar-benar termotivasi untuk baca buku, right?

Cek besok... atau tiga hari kemudian lah... Apakah masih termotivasi seperti tiga hari yang lalu? Jamin kagak broπŸ˜†

Tapi coba deh, jangan mikirnya harus baca lima atau 20 halaman. Tapi coba untuk mikirnya, baca aja satu halaman ... Masih berat?

Atau baca aja 1 paragraf ... Masih berat juga?

Baca aja satu kalimat ... Masih berat juga??? OMG, jurig malas ngagorogotan ...

Okeh... kalau gitu, ambil aja bukunya, buka halamannya yang mau dibaca... Cukup lah... Kalau itu masih malas juga... Dah kelaut ajaaaa... πŸ˜”

Sok ah, take action, ready to start small now?

Semoga bermanfaat dan bisa memberikan perubahan ya... 😊


Written by:
Aditya Rakhmawan
Bandung
When change need to be done

No comments:

Post a Comment