Wednesday, January 20, 2021

Kimia kontribusinya terhadap dunia kesehatan dan kedokteran

Kesehatan merupakan salah satu bidang yang menjadi kelebihan bidang kimia, atau kemajuan di bidang kimia. Dengan terobosan-terobosan di dunia kesehatan dan pengobatan, kimia akhirnya berkontribusi dalam mencegah dan mengobati penyakit. Di bidang kebersihan lingkungan, kimia dapat berkontribusi menjaga dan memfilter lingkungan dari berbagai kotoran. Misalnya dihasilkannya detektor polusi udara, dan detektor air kotor, tingkat keasamannya, dan lain sebagainya. 

https://waqi.info/id/#/c/-6.167/106.934/9.9z


Berdasarkan gambar diketahui bahwa tingkat kebersihan udara (AQI) kota Jakarta sudah mencapai nilai 115 , dimana kondisi ini sangat berbahaya bagi orang-orang yang memiliki sistem pernapasan yang sensitif, misalnya seperti asma dan lain-lain. Pernah pada Juni 2019, nilai AQI kota Jakarta mencapai angka 240, dimana nilai ini masuk kategori udara sangat tidak sehat. 

 Dalam ruang operasi juga, digunakan obat bius yang digunakan oleh dokter anastesi sehingga operasi dapat berjalan tanpa membuat pasien cemas dan dokter pun bisa melakukan operasi dengan tenang. 

Vaksinasi dan antibiotik dibuat berdasarkan ilmu kimia sehingga penyebaran penyakit berbahaya dapat dicegah. Antibiotik digunakan untuk membunuh bakteri-bakteri atau parasit tertentu yang menginfeksi dalam tubuh manusia. Salah satu contoh jenis antibiotik yang paling sering digunakan masyarakat yaitu penisilin. Penisilin seringkali digunakan untuk menurunkan demam dan radang tenggorokan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Streptococcus . Sedangkan vaksinasi digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit tertentu yang mengganggu bahkan mematikan. Beberapa orang mengenal vaksinasi sebagai imunisasi, karena berasal dari kata imun, yaitu kekebalan tubuh. Vaksin yang sudah umum digunakan misalnya vaksin polio yang seringkali digunakan pada balita. Vaksinasi yang terkini yaitu vaksin corona, seperti sinovac, novovax, pfizer, dan astrazeneca. Tanggal 13 Januari 2021 ini rencana Presiden Jokowi akan mempelopori penggunaan salah satu vaksin corona yaitu sinovac. 

Salah satu kontribusi bidang kimia dalam kesehatan lainnya itu terapi gen. Terapi ini digadang-gadang sebagai revolusi dalam industri kesehatan keempat. Sebagaimana kita ketahui, gen merupakan bagian aktif dari DNA yang berguna untuk memberikan sifat turunan dari orang tuanya. Beberapa penyakit yang berasal dari gen ini dikatakan sebagai penyakit keturunan, yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. Beberapa penyakit keturunan ini misalnya hemofilia (darah yang sulit berhenti), buta warna, diabetes melitus, thalasemia , Alzheimer , penyakit jantung , dan lain sebagainya. Penyakit keturunan ini sebenarnya terjadi karena ada gen rusak sebagai ekspresi penyakit tertentu dalam DNA yang dibawa dari orang tuanya dan menurun pada anak keturunannya. 

Selain itu beberapa penyakit lain yang diakibatkan oleh kerusakan sebagai kecil dari gen ini seperti kanker, jantung, dan berbagai penyakit lainnya. Kerusakan sebagian kecil gen ini mengakibatkan kerusakan pada sel, jaringan, dan sebagai organ. Hal ini disebabkan organ morfologi tubuh kita merupakan ekspresi dari sekumpulan gen dalam tubuh kita. 

Dalam terapi gen, ada gen sehat, lalu gen sehat ini diberikan kepada pasien yang memiliki kerusakan gen. Dengan harapan pemberian gen sehat ini dapat menyembuhkan penyakitnya atau setidaknya meringankan penyakitnya. 

Hal ini tidak dapat dilakukan jika dokter tidak memahami tentang ilmu kimia, bahwa gen atau DNA itu terdiri atas purin dan pirimidin. Kemudian purin terdiri atas basa adenin, dan guanin, sedangkan pirimidin, terdiri atas basa sitosin, timin, dan urasil . Semuanya itu merupakan zat kimia dan memiliki sifatnya masing-masing yang khas. Dengan demikian, perlakuan seperti apa yang dapat diberikan terhadap DNA itu pun membutuhkan pengetahuan kimia yang tidak sedikit. 

Para ahli kimia dalam industri farmasi seperti dexa medica, sanbe, kalbe farma, kimia farma, biofarma, dan lain sebagainya terus berupaya menghasilkan obat-obatan yang efektif dan minim efek samping. 

Selain dalam dunia pengobatan, dunia kecantikan pun memiliki ahli kimia sendiri khususnya dalam hal perawatan kulit dan kesehatan. Outputnya adalah sama, untuk menghasilkan obat dan perawatan kesehatan yang efektif dan minim efek samping. 

Pada akhirnya, kimia dalam dunia kesehatan ini berdampak besar terhadap terpeliharanya kesehatan dan produktifitas masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja.

Monday, January 11, 2021

Supaya kerja gak gampang ngantuk

Kantuk seringkali terjadi saat kita bekerja, melakukan pekerjaan yang membosankan, atau pekerjaan yang gak kepikiran. Maksudnya? Teu kataekan ku otak. Maksudnya? Pikiran kita belum sampai ke pemahaman dari apa yang sedang kita kaji. Misalkan anak kelas 1, suruh belajar matematika anak kelas 2. Mungkin saja bisa, tapi itu butuh waktu dan proses yang lama. Sehingga jika kita tidak berikan jeda dengan istirahat sejenak, maka otak kita akan jenuh dan kita pun akan tertimpa kantuk yang dahsyat …  

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa kantuk tersebut yaitu:  

  1. Minum banyak air putih Ne. Yoi, kenapa minum air putih? Hei, hampir 80% tubuh kita itu cairan lho. Tau gak, cairan dalam tubuh kita bentuk nya apa? Darah ne .. Darah gunanya untuk apa? Untuk mengalirkan oksigen ke seluruh jaringan dan sel dalam tubuh kita. Salah satunya otak yang ada di bawah batok kepala kamu ne. So, kalau air dalam tubuh kita kurang dari semestinya, maka ibarat sungai yang kurang air, pered, mempet, terus banyak lumpur, dan itu gak akan mengalirkan zat-zat gizi ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan zat gizi itu. Khususnya dalam hal ini adalah otak. Jadi kalau otak lagi butuh oksigen, sedangkan kurir oksigen macet dijalan, wajar atuh kalau mata jadi terasa berat nungguan kurir oksigen teu datang-datang. So, banyakin minum air putih, yang konon katanya minimal 8 gelas sehari, Wallahu’alam. Next .. 
  2. Olah raga setiap hari. Ini jangan sampai ketinggalan nih. Kenapa harus olah raga? Olah raga itu membuat keringat. Olah raga itu membuat ngos-ngosan. Apa itu ngos-ngosan? Ngos-ngosan adalah capek gaes. Apa itu capek? Capek itu lelah hayati bang. Saat kondisi lelah, paru-paru kita bekerja di luar normal. Paru-paru menghirup oksigen lebih gencar. Nyadar gak? Jantung juga memompa jadi lebih cepat. Siapa jantung? Something behind the scene, yang kerjanya mompa darah ke seluruh penjuru sel di dunia tubuh kita. Weiss … jadi balik lagi ke darah donk. Yess... balik lagi ke darah, jadi kalau jantung itu memompa darah dengan gencar ke seluruh tubuh, walaupun sungai air nya sedikit, tapi kalau serokan sampah nya terus ngedorong-dorong air untuk bergerak mah, jadi bakal mengalir juga. Artinya, akan lebih banyak darah yang menghantarkan oksigen ke otak. Artinya kebutuhan otak terpenuhi untuk terus berpikir. So, ngantuk is bye bye … Itu sebabnya kalau kita habis olah raga, otak kita berasa cerah kaya langit biru. Terus berapa lama olah raga yang dianjurkan? Konon katanya, 30 menit … Tapi menurut saya, gradual aja … kalau malas-malas teuing, ya 5 menit, kalau lagi rajin, sejam juga it’s oke .. yang penting hepi, dan olah raga yang diutamakan adalah olah raga kardio gaes. Next 
  3. Tidur yang cukup. Jangan kurang tidur. Why? Karena tubuh yang lelah harus beristirahat. That's the point. Tubuh kita gak bisa dipaksakan bekerja 24/7 sudah kaya seven eleven. Tubuh kita juga butuh istirahat. Dan istirahat itu baik untuk tubuh. Untuk apa? Regenerasi sel bro. Otak yang terus menerus dipakai akan jenuh, nah, dengan tidur, maka otak akan melakukan regenerasi sel otak lebih optimal. Hal ini akan berdampak pada optimal nya otak kita saat bangun tidur. Bukan cuma otak, semua sel tubuh kita akan melakukan regenerasi sel. Sehingga atlit olah raga jika dia kurang tidur, maka badannya akan berotot, tapi tulang-tulang nonjol. Kumaha eta teh? Teuing tah... Pokok nya, sel-sel tidak akan sempurna terbentuk kalau kita tidak memberikan kesempatan sel-sel tubuh kita melakukan regenerasi sel.  
  4. Konsumsi makan sehat. Bagaimana maksudnya? Hmmm ... simpelnya gini, kalau badan kita sakit, maka kita akan sulit berpikir ya gak? Pernah denger diagram piramidanya Abraham Maslow? Makanan itu kebutuhan pertama, kesehatan adalah kebutuhan diri dari keamanan tubuh terhadap penyakit. Nah, kalau misal kita sakit, maka kebutuhan diri pada lapis kedua tidak terpenuhi. Akibatnya kebutuhan lapis ketiga dan seterusnya akan sulit terpenuhi, khususnya dalam sisi mikirnya yang bermuara pada aktualisasi diri. (*mudah-mudahan nyambung) wkwkwk ... Next 
  5. Stress. Ternyata stress bisa buat ngantuk? Kalau ini sih kelihatannya berkaitan dengan mood ya? Kadang adakalanya kita mengalami hari yang “I don’t feel like it” atau asa gak mau ngapa-apa. Tah, itu teh sebenernya mah masalah pengendalian emosi dan stress diri yang gak dikendalikan. Solusinya? Ibadah benerin, yang khusyuk kalau ibadah. Hayati baik-baik saat sedang ibadah teh ... jadi bukan ibadah asal tunai saja, tapi harus sampai tegak. Next. 
  6. Tarik dan buang napas dalam-dalam. Nah, lagi-lagi ini berkaitan dengan oksigen yang tersalur ke otak. Bener kaaann... Jadi memang agar kita tidak mengantuk, maka kebutuhan oksigen di otak dan seluruh tubuh sebagai support systemnya, itu harus terpenuhi. Kalau gak, tunduh deui tunduh deui mang.. Caranya bagaimana narik napas dalam-dalam teh ... Orang bilang, hal ini bisa dilakukan lewat meditasi. Yess ... Meditasi itu kunci nya adalah narik napas dan buang napas secara teratur. Kadang kalau gak meditasi, kita lupa untuk narik napas dan buang napas secara teratur. Sama halnya kaya kita makan, lupa ngunyah, jadi langsung saja ditelan. Emangnya nasi teh resep obat dari dokter... eee ladalah ... 

Udah lah, segitu aja ya. Masih banyak tips n trik yang bisa dibagi. Tapi nanti tulisannya jadi panjang dan membosankan. Semoga bermanfaat untuk Indonesia lebih baik. 


 Bahan bacaan:  

  • https://www.merdeka.com/gaya/17-tips-agar-tidak-ngantuk-walaupun-tanpa-asupan-kafein-kln.html?page=8
  • dhttps://www.simplypsychology.org/maslow.html